24 November, 2020, 11:34

Bupati Monitor Proses Belajar Mengajar Ditengah Pendemi

Empat Lawang -Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad beserta para Forkopimda melakukan monitoring kesejumlah sekolah untuk memastikan SOP kegiataan belajar mengajar agar tetap mematuhi protokol kesehatan . kamis (16/7/20).

Dengan dilangsungkannya proses belajar mengajar dengan tatap muka dalam situasi pandemi covid-19 bupati empat Lawang H. Joncik Muhammad meminta agar tetap memperketat protokol kesehatan sebagai langkah menghindari penyebaran covid-19.

“kita kan sudah memberlakukan sekolah dengan tatap muka langsung dengan protokol kesehatan,nah kita Forkopimda ingin memastikan langsung apa betul mereka sekolah telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar, Dan berharap sekolah berjalan seperti biasa walaupun sudah dikurangi Jam belajar nya dan virus corona tidak menyebar di Empat Lawang”ujarnya

Dalam monitoring hari ini ada sebanyak 3 sekolah yang dilakukan monitoring yaitu Smp Negeri 1 Tebing tinggi, Smp Negeri 5 Tebing Tinggi dan selanjutnya Smp Negeri 1 pendopo.

“alhamdullillah, hari ini sudah kita lihat 2 sekolah ini yaitu Smp 1 Dan smp 5 Tebing tinggi sudah mengikuti standart yang ada disurat edaran bupati itu betul betul dijalankan dan selanjutnya kita monitoring ke smp 1 pendopo “ungkapnya

Sementara itu kepala dinas pendidikan Dan kebudayaan kabupaten Empat Lawang Rita purwaningsih mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini mengenai adaptasi kebiasaan baru disekolah terutama di Smp sesuai dengan keputusan Bupati Empat lawang bahwa tanggal 13 juni ini sudah mulai melaksanakan belajar mengajar melalui tatap muka tentunya dengan protokol kesehatan.

“monitoring hari ini dalam rangka penerapan protokol kesehatan disekolah, bahwa pada tanggal 13 juni ini Smp di empat lawang sudah mulai melakukan giat belajar jadi kita sudah liat di smp 1 dan smp 5 Dan sebentar lagi kita menuju smp 1 pendopo”katanya

Ia juga menambahkan proses pembelajaran dengan cara tatap muka mengikuti protokol kesehatan 1 kelas maksimal berisi 18 murid, 1hari hanya 3jam pelajaran dan murid tidak ada Jam istirahat

“proses pembelajaran dengan tatap muka hanya boleh 1kelas berisi 18 murid sesuai aturan protokol kesehatan siswa hanya 3 jam belajar dalam satu hari dan tidak ada jam istirahat karena untuk menghindari kerumunan”jelasnya

Ia juga menghimbau untuk para murid agar selalu menggunakan masker baik disekolah maupun dirumah untuk mematuhi protokol kesehatan

“untuk para murid selalu memakai masker baik itu disekolah juga dirumah agar terhindar dari bahaya corona”ungkapnya.(Mga)

Facebook Comments
Share