15 November, 2019, 14:01

Korem 044 Gapo Gelar Sholat Istiqotsah Bersama

Palembang – Kabut asap yang menyelimuti kota palembang membuat jajaran korem 044 /Gapo bersama para santri dari pesantren Aulia cendikia dan para pegawai PT.sinar mas adakan sholat istiqotsah bersama dilapangan pesantren Aulia cendikia yang berada ditalang jambe kecamatan sukarami palembang,,Selasa(15/10/2019).
Komandan Korem 044 Garuda Dempo Kol Arhanud Sonny Septiono menjelaskan,sudah ke sekian kalinya Sholat Istiqotsah dilakukan meminta kepada sang pencipta dengan berdoa memohon agar turun hujan diwilayah sumatera selatan.
” ya sholat istiqotsah ini telah beberapa kali kita laksanakan,memohon pada allah agar didaerah kita khususnya sumsel ini diberkahi curahan hujan dan dilakukan secara serentak oleh jajaran Kodim dan Koramil dilingkungan Korem 044 Gapo ” ungkapnya.
Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sumsel diperkirakan akan diguyur hujan pada 15 hari ke depan atau Minggu pertama di bulan November 2019
Berdasarkan prakiraan cuaca pada 15 hari kedepan provinsi Sumsel belum ada tanda akan datangnya hujan,hal ini membuat cuaca menjadi lebih ekstrem
dan seluruh daerah di Pulau Sumatera, hanya Provinsi Sumsel saja yang belum diguyur hujan sedangkan daerah lain di Pulau Sumatera sudah dibasahi air hujan sejak beberapa hari lalu.
Korem 044/Gapo yang juga ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Sumsel bersama para timnya terus berupaya sampai hari ini untuk memadamkan karhutla.
“Kita sudah berusaha sesuai kemampuan kita, sampai hari ini anggota masih di lapangan, terdiri dari anggota BPBD Sumsel, TNI, Manggal Agni, hingga warga turut memadamkan api tanpa libur,” ungkapnya.
Selain dari pemerintah, para perusahaan perkebunan di Sumsel juga turut membantu dalam penanganan karhutla ini, salah satunya APP Sinar Mas dan mitranya.
Kol Arhanud Sonny Septiono mengatakan, APP Sinar Mas sangat membantu dalam penyediaan alat pemadam kebakaran dan Regu Pencegah Kebakaran (RPK) yang turun ke lapangan.
“Sinar Mas sangat membantu, bahkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ada sekitar 50 unit alat berat yang dibantu, termasuk heli waterbombing. Di luar konsesi, APP Sinar Mas juga turut membantu pemadaman kebakaran,” katanya.
Pemadaman kebakaran di lahan, lanjutnya, dilakukan APP Sinar Mas. Bahkan perusahaan ini juga turut membantu lima unit heli yang sangat dibutuhkan Satgas Karhutla Sumsel.
“Ada lima unit heli yang dibantu dari APP Sinar Mas. Kita gunakan untuk waterbombing dan sebagian untuk mengangkut tim yang akan diturunkan ke lokasi yang sulit terjangkau. Yang pasti kami turun ke lapangan selama 24 jam,” katanya.
Wakil Satgas Karhutla Sumsel sekaligus Kepala BPBD Sumsel Iriansyah juga mengharapkan, perusahaan yang belum berkontribusi dalam pencegahan, bisa segera ikut serta dalam pemadaman. Termasuk kemampuan mandiri memadamkan kebakaran di areal dan luar konsesi.
Untuk memaksimalkan pemadaman kebakaran, Kol Arhanud Sonny Septiono bersama Iriansyah dan tim Satgas Karhutla Sumsel, terus melakukan patroli dan turun ke titik rawan kebakaran.
“Ada lebih dari 11.000 anggota satgas yang turun ke lapangan untuk memadamkan, diantaranya 1.521 anggota Satgas Karhutla, 2.300 anggota TNI, 700-an anggota kepolisian dan BPBD Sumsel. Bahkan warga dan perusahaan setempat sangat membantu memadamkan kebakaran,” ucapnya.( rda )
Facebook Comments
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *